TUJUAN PEMBELAJARAN

TUJUAN PEMBELAJARAN

         Tujuan yang akan dicapai dari pembelajaran ini adalah agar para guru pendidikan jasmani dapat memahami kebutuhan akan modifikasi olahraga sebagai suatu pendekatan alternatif dalam mengajar pendidikan jasmani mutlak  perlu dilakukan. Guru dalam ini harus memiliki kemampuan untuk melakukan modifikasi keterampilan yang hendak diajarkan agar sesuai dengan tingkat perkembangan anak. Ditinjau dari konteks isi kurikulum, pembelajaran yang dilakukan oleh guru pendidikan jasmani secara praktis tidak tampak tidak adanya kesinambungan. Tugas ajar yang diberikan oleh guru untuk SD, SLTP dan SLTA pada hakikatnya tidak berbeda. Demikian pula, ketidakjelasan dalam tata urutan dan tingkat kesukaran tugas-tugas ajar tersebut.

 

         Pemahaman akan modifikasi olahraga ini penting karena penerapan model pembelajaran pendidikan jasmani tradisional yang selama ini dilakukan sering mengabaikan tugas-tugas ajar yang sesuai dengan taraf perkembangan anak. Mengajar anak-anak SD disamakan dengan anak-anak SLTP, padahal model/gaya mengajar merupakan alat bagi guru untuk menyajikan materi kepada siswa yang disesuaikan dengan tingkat pertumbuhan dan perkembangan siswa dengan tetap mengorientasikan pembelajaran pendidikan jasmani berbasis pada siswa.

 

         Pada sisi lain model pendekatan modifikasi olahraga alternatif perlu dipertimbangkan untuk melaksanakan di sekolah-sekolah di Indonesia mengingat model ini memiliki keunggulan disamping kesesuaian dengan kondisi di sekolah kita. Bentuk-bentuk modifikasi baik dalam peraturan, ukuran lapangan maupun jumlah pemain tidak terperhatikan. Karena tidak dilakukan modifikasi, sering mereka tidak mampu dan gagal untuk melaksanakan tugas yang diberikan dalam bentuk kompleks oleh guru. Sebagai akibat dari kondisi seperti ini, anak dapat menjadi kurang senang terhadap Pelajaran pendidikan jasmani. Tugas-tugas  ajar yang merupakan keterampilan kompleks itu sesungguhnya hanya mampu dilakukan upaya memodifikasi tugas gerak yang memodifikasi tugas gerak yang kompleks menjadi tugas gerak yang sederhana maka dapat diramalkan tingkat keberhasilan siswa dalam menyelesaikan tugas yang harus dipelajari tergolong rendah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s